Rabu, 24 Juni 2009

Amerika Patahkan Spanyol



BLOEMFONTEIN - Spanyol mencapai antiklimaks di ajang Piala Konfederasi 2009. Menghadapi Amerika Serikat di babak semifinal, juara Eropa ini tumbang dengan skor 2-0, Kamis (25/6/2009).


Hasil ini benar-benar mengejutkan menginggat La Furia Roja sebelumnya jauh lebih diunggulkan dari lawannya itu.

Sejak awal laga Spanyol tampil seperti biasanya, mereka mempraktekan
gaya
passing pendek dengan dipadukan serangan frontal lewat sayap. Amerika juga tidak mau kalah sembari menahan laju Fernando Torres dkk, mereka membangun serangan balik cepat.

Setelah hampir 25 menit belum ada gol yang tercipta, akhirnya tim negeri paman Sam membuat kejutan dengan membuka skor.

Sebuah serangan cepat dari sisi kiri mengecoh para pemain belakang Spanyol. Dengan sedikit skill striker Muda Jozy Altidore mengecoh kiper Iker Casillas dan menjadikan timnya unggul 1-0.

Tertinggal, Spanyol bermain semakin ngotot, serangan dari berbagai titik pun di lancarkan. Beruntung bek-bek Amerika sudah siaga penuh dan bermain penuh disiplin, alhasil hingga turun minum skor 1-0 tetap bertahan.

Babak kedua dibuka, anak-anak asuh Vicente Del Bosque kembali mengambil inisiatif serangan. Tiga jenderal lini tengah mereka, Xabi Alonso, Cesc Fabregas dan Xavi Hernandez tanpa henti mencari celah agar dapat membobol gawang Tim Howar yang tampil kokoh pada pertandingan tersebut.

Nahas, bukanya menyamakan kedudukan Spanyol malah harus kobobolan. Lagi-lagi lewat sebuah serangan balik cepat pada menit ke-74.

Donovan yang menggiring bola di sisi kanan lapangan berhasil melepaskan umpan datar. Walaupun bola sempat ditahan oleh Sergio Ramos, kemudian dicuri oleh Clint Dempsey dan tanpa kesulitan langsung di tendang menembus gawang Casillas untuk kali kedua, skor kembali berubah 2-0.

Sedikit berekperimen, Del Bosque menarik berapa pemain termasuk Fabregas untuk digantikan Santi Cazorla. Sayangnya itu tidak berpengaruh apa-apa. Hingga peluit akhir pertandingan ditiup oleh wasit, Amerika masih tetap unggul dengan 2-0.

Ini adalah pembuktian kedua Amerika serikat bahwa mereka pantas disejajarkan dengan jawara sepakbola lainya didunia. Sebelumnya, tim asuhan pelatih Bob Bradley ini sempat kesulitan melaju ke babak berikut karena sudah dua kali menelan kekalahan dari Italia dan Brasil. Mereka baru bisa mamastikan satu tempat di semifinal usai menundukan Mesir 3-0 di laga terakhir babak penyisihan grup B.

Sementara Spanyol sendiri resmi menghentikan catatan manis mereka dengan rekor tanpa terkalahkan secara beruntun selama 35 pertandingan. Selanjutnya Amerika dipastikan bakal bertemu pemenang antara Brasil kontra Afrika Selatan di pertain puncak.

0 komentar:


Free Blogspot Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Dresses. Powered by Blogger